EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terkini, Daerah, Global

RAPBN 2027 TARGETKAN EKONOMI TUMBUH 6 PERSEN, REZA PRASATRIA DHARMA: PERTUMBUHAN HARUS TERASA SAMPAI KAMPUS DAN LAPANGAN KERJA

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang: APBN Jangan Hanya Besar di Atas Kertas, Generasi Muda Harus Merasakan Pendidikan Terjangkau, Beasiswa, Pekerjaan dan Kesempatan Berkarya BOGOR, JAWA BARAT — Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai **6,0 persen pada 2027** melalui Rancangan Anggaran...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang: APBN Jangan Hanya Besar di Atas Kertas, Generasi Muda Harus Merasakan Pendidikan Terjangkau, Beasiswa, Pekerjaan dan Kesempatan Berkarya

BOGOR, JAWA BARAT — Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai **6,0 persen pada 2027** melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.

banner 468x60

Target tersebut mendapat perhatian **Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang (ETH)** yang meminta agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menjadi pencapaian statistik, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pendidikan, perluasan beasiswa, penciptaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan generasi muda serta kesejahteraan masyarakat.

**Ketua Umum Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang, Reza Prasatria Dharma**, menilai mahasiswa mempunyai kepentingan besar untuk ikut mengawal RAPBN 2027 karena kebijakan anggaran negara akan menentukan berbagai program pendidikan dan kesempatan ekonomi yang dinikmati generasi muda.

> **“Pertumbuhan ekonomi 6 persen akan menjadi prestasi apabila benar-benar dirasakan masyarakat. Bagi mahasiswa, ukurannya jelas: pendidikan semakin terjangkau, beasiswa semakin luas, keterampilan meningkat, lapangan pekerjaan bertambah dan kesempatan generasi muda untuk berkarya semakin terbuka.”**

Pernyataan tersebut merupakan draf sikap yang disiapkan untuk **Reza Prasatria Dharma** sebagai Ketua Umum Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang.

# PEMERINTAH TARGETKAN PERTUMBUHAN 6 PERSEN

Kementerian Keuangan pada **14 Agustus 2026** menjelaskan RAPBN 2027 mengusung tema **“Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat.”**

Pemerintah menetapkan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar **6,0 persen**, inflasi **2,5 persen**, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, serta suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9 persen.

Target pertumbuhan 6 persen tersebut lebih tinggi dibandingkan pola pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dan merupakan target pemerintah yang masih harus diwujudkan melalui pelaksanaan kebijakan sepanjang 2027.

Ketua Komisi XI DPR RI **Mukhamad Misbakhun** menyebut target 6 persen sebagai sinyal optimisme pemerintah untuk membawa perekonomian Indonesia memasuki tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi. Ia juga mengingatkan pencapaiannya membutuhkan sinergi kebijakan fiskal, moneter, investasi dan sektor riil.

Satuan Mahasiswa ETH menilai optimisme tersebut perlu disambut dengan pengawasan publik.

**Target adalah janji kebijakan. Hasil akhirnya harus diukur berdasarkan kehidupan masyarakat.**

# RAPBN 2027: BELANJA NEGARA RP4.097,2 TRILIUN

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menargetkan **pendapatan negara Rp3.426,0 triliun**, terdiri dari penerimaan perpajakan Rp2.908,0 triliun, PNBP Rp517,4 triliun dan hibah Rp0,7 triliun.

Sementara **belanja negara direncanakan mencapai Rp4.097,2 triliun**, terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat Rp3.362,2 triliun dan Transfer ke Daerah Rp735,0 triliun.

Defisit anggaran dirancang sekitar **2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)**.

Menurut Reza, angka sebesar itu menuntut pengawasan yang sama besarnya.

> **“Setiap rupiah berasal dari kekuatan ekonomi negara dan rakyat. Mahasiswa harus ikut mengawasi apakah belanja negara benar-benar produktif, tepat sasaran dan menghasilkan manfaat nyata.”**

# ANGGARAN PENDIDIKAN RP820,9 TRILIUN

Salah satu bagian RAPBN 2027 yang paling berkaitan dengan kepentingan mahasiswa adalah **anggaran pendidikan**.

Pemerintah mengalokasikan sekitar **Rp820,9 triliun untuk sektor pendidikan** pada RAPBN 2027. Anggaran tersebut antara lain diarahkan untuk Program Indonesia Pintar bagi sekitar **22,1 juta siswa**, serta **Kartu Indonesia Pintar Kuliah bagi sekitar 1,1 juta mahasiswa**, selain dukungan terhadap program pendidikan lainnya.

Anggaran pendidikan 2027 tersebut meningkat sekitar **13,9 persen** dibandingkan alokasi 2026 sebesar Rp720,8 triliun, menurut keterangan DPR.

Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang menyambut peningkatan tersebut, tetapi menegaskan bahwa ukuran keberhasilan bukan semata besarnya anggaran.

Pertanyaan yang harus dijawab adalah:

**Berapa banyak mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang akhirnya dapat kuliah?**

**Berapa banyak mahasiswa yang tidak lagi terancam putus kuliah karena persoalan biaya?**

**Bagaimana kualitas perguruan tinggi meningkat?**

**Apakah fasilitas pendidikan semakin merata?**

**Dan apakah lulusan perguruan tinggi memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik?**

# REZA: RP820,9 TRILIUN HARUS TERASA DI RUANG KULIAH

Menurut Satuan Mahasiswa ETH, besarnya anggaran pendidikan harus terlihat dalam peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.

Reza mendorong agar pemerintah memberikan perhatian terhadap **KIP Kuliah, kualitas dosen, laboratorium, perpustakaan, riset, teknologi pendidikan, fasilitas kampus, pendidikan di daerah tertinggal serta akses pendidikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.**

Pandangan mengenai kualitas penggunaan anggaran juga menjadi perhatian DPR.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI **MY Esti Wijayati** pada **20 Agustus 2026** mengingatkan bahwa kenaikan anggaran pendidikan belum otomatis berarti peningkatan kualitas pelayanan. Menurutnya, persoalan penting adalah berapa banyak anggaran yang benar-benar sampai kepada sekolah, perguruan tinggi, guru, dosen, peserta didik dan peningkatan mutu pembelajaran.

Satuan Mahasiswa ETH menilai pandangan tersebut layak menjadi bahan pengawasan nasional.

> **“Rp820,9 triliun bukan sekadar angka. Mahasiswa harus bisa melihat dampaknya di ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan, beasiswa, penelitian dan kualitas dosen.”**

# 1,1 JUTA MAHASISWA DITARGETKAN MENERIMA KIP KULIAH

Rencana dukungan KIP Kuliah kepada sekitar **1,1 juta mahasiswa** menjadi perhatian khusus Satuan Mahasiswa ETH.

Reza menilai beasiswa pendidikan merupakan salah satu instrumen penting untuk memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang seorang anak memperoleh pendidikan tinggi.

Namun, organisasi mahasiswa juga mendorong agar mekanisme penyaluran beasiswa semakin:

* Transparan;
* Mudah diakses;
* Tepat sasaran;
* Terintegrasi dengan data sosial ekonomi;
* Memiliki kanal pengaduan;
* Serta diawasi agar tidak terjadi penyalahgunaan.

Satuan Mahasiswa ETH berpandangan tidak boleh ada mahasiswa berprestasi yang terpaksa berhenti kuliah hanya karena kemampuan ekonomi keluarganya terbatas.

# PERTUMBUHAN 6 PERSEN HARUS MENCIPTAKAN PEKERJAAN

Menurut Reza, salah satu ukuran paling penting keberhasilan target pertumbuhan ekonomi 6 persen adalah **penciptaan lapangan pekerjaan baru**.

Hal tersebut menjadi semakin penting karena persoalan pengangguran generasi muda dan ketidaksesuaian keterampilan dengan kebutuhan dunia kerja masih menjadi tantangan.

Pemerintah dan Banggar DPR sebelumnya juga menempatkan perluasan penciptaan lapangan kerja sebagai salah satu perhatian dalam pembahasan arah kebijakan RAPBN 2027.

Satuan Mahasiswa ETH karena itu meminta agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya didorong melalui investasi besar, tetapi juga melalui penguatan:

**UMKM, industri kreatif, teknologi digital, industri nasional, pertanian modern, hilirisasi, koperasi, perusahaan rintisan dan kewirausahaan generasi muda.**

> **“Pertumbuhan ekonomi harus mempunyai wajah manusia. Kalau ekonomi tumbuh tetapi lulusan perguruan tinggi masih sulit mendapatkan pekerjaan, maka manfaat pertumbuhan tersebut harus terus kita pertanyakan dan evaluasi.”**

# DELAPAN PROGRAM PRIORITAS NASIONAL

RAPBN 2027 diarahkan untuk mendukung delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional, yaitu:

1. **Kedaulatan pangan;**
2. **Kemandirian energi dan air;**
3. **Pendidikan;**
4. **Kesehatan;**
5. **Hilirisasi dan industrialisasi;**
6. **Infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana;**
7. **Ekonomi kerakyatan dan desa;**
8. **Penurunan kemiskinan.**

Arah tersebut tercantum dalam kebijakan RAPBN 2027 yang disampaikan pemerintah.

Satuan Mahasiswa ETH menilai delapan bidang tersebut mempunyai hubungan langsung dengan kehidupan generasi muda.

Karena itu, mahasiswa perlu mengikuti bukan hanya pembahasan anggaran, tetapi juga implementasinya setelah APBN disahkan.

# SATUAN MAHASISWA ETH AJUKAN 8 AGENDA PENGAWALAN RAPBN 2027

Di bawah kepemimpinan **Reza Prasatria Dharma**, Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang mendorong delapan agenda pengawasan:

### 1. AWASI ANGGARAN PENDIDIKAN

Pastikan Rp820,9 triliun memberikan dampak konkret terhadap kualitas dan akses pendidikan.

### 2. PERLUAS KIP KULIAH

Pastikan bantuan pendidikan diterima mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.

### 3. HUBUNGKAN PENDIDIKAN DAN DUNIA KERJA

Program pendidikan harus semakin mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan pekerjaan.

### 4. CIPTAKAN LAPANGAN KERJA GENERASI MUDA

Target pertumbuhan ekonomi harus disertai indikator penciptaan pekerjaan yang jelas.

### 5. PERKUAT RISET DAN INOVASI

Mahasiswa, dosen dan perguruan tinggi harus mendapat ruang lebih besar dalam pembangunan teknologi nasional.

### 6. DUKUNG WIRAUSAHA MAHASISWA

Anggaran pembangunan perlu membuka ekosistem kewirausahaan dan ekonomi kreatif generasi muda.

### 7. BUKA DATA ANGGARAN KEPADA PUBLIK

Transparansi diperlukan agar mahasiswa dan masyarakat dapat ikut mengawasi.

### 8. UKUR HASIL, BUKAN HANYA SERAPAN ANGGARAN

Keberhasilan kementerian dan lembaga tidak cukup diukur dari berapa banyak anggaran yang dibelanjakan, tetapi apa manfaat yang dihasilkan.

# MAHASISWA HARUS BELAJAR MEMBACA APBN

Satuan Mahasiswa ETH mendorong gerakan mahasiswa untuk memperluas ruang perjuangannya.

Demonstrasi dan penyampaian pendapat tetap merupakan bagian dari demokrasi, tetapi mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan membaca **APBN, RAPBN, Nota Keuangan, laporan kementerian, data BPS dan dokumen kebijakan publik**.

Menurut Reza, penguasaan data anggaran akan membuat kritik mahasiswa jauh lebih tajam dan sulit diabaikan.

> **“Mahasiswa jangan hanya bertanya berapa anggaran negara. Kita harus bertanya: uang itu digunakan untuk apa, siapa yang menerima manfaatnya, bagaimana hasilnya, dan bagaimana mempertanggungjawabkannya.”**

# DUKUNG PROGRAM YANG BAIK, KRITISI YANG BERMASALAH

Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang menegaskan pengawasan terhadap RAPBN 2027 tidak dimaksudkan sebagai sikap menolak kebijakan pemerintah secara keseluruhan.

Program yang memberikan manfaat kepada masyarakat harus didukung.

Sebaliknya, kebijakan yang dinilai tidak efektif, tidak transparan atau tidak tepat sasaran harus dikritisi berdasarkan data dan kajian.

Menurut Satuan Mahasiswa ETH, independensi mahasiswa justru terlihat ketika organisasi mampu memberikan dukungan maupun kritik berdasarkan substansi kebijakan, bukan berdasarkan kepentingan politik.

# REZA: JANGAN BIARKAN BONUS DEMOGRAFI KEHILANGAN MOMENTUM

Reza menilai keberhasilan RAPBN 2027 akan mempunyai dampak besar terhadap generasi muda Indonesia.

Anggaran pendidikan yang besar dan target pertumbuhan ekonomi tinggi harus menjadi momentum memperkuat sumber daya manusia.

> **“Indonesia mempunyai jutaan mahasiswa dan generasi muda yang memiliki energi, gagasan dan kreativitas. Jangan biarkan bonus demografi kehilangan momentum karena pendidikan tidak berkualitas atau kesempatan kerja tidak tersedia.”**

Ia mendorong terciptanya hubungan yang lebih kuat antara **pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dunia industri, UMKM dan komunitas ekonomi kreatif.**

# RAPBN HARUS MENJADI INVESTASI MASA DEPAN

**Ketua Umum Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang Reza Prasatria Dharma** menegaskan bahwa mahasiswa harus ikut memastikan kebijakan fiskal nasional berpihak pada pembangunan sumber daya manusia.

> **“APBN jangan hanya besar di atas kertas. Pertumbuhan harus terasa sampai ke kampus, rumah-rumah masyarakat dan tempat generasi muda mencari pekerjaan. Pendidikan adalah investasi bangsa, dan generasi muda adalah kekuatan masa depan Indonesia.”**

Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang akan terus mendorong mahasiswa mengikuti perkembangan pembahasan RAPBN 2027 serta mengawal implementasinya ketika telah menjadi APBN.

Menurut organisasi tersebut, **target pertumbuhan ekonomi 6 persen harus berujung pada tiga hal: kesejahteraan meningkat, pendidikan semakin berkualitas, dan kesempatan generasi muda semakin luas.**

## SATUAN MAHASISWA ELANG TIGA HAMBALANG

**Ketua Umum: Reza Prasatria Dharma**

### **KOLABORASI — INTEGRITAS — PRESTASI**

**Kawal Anggaran — Kawal Pendidikan — Kawal Lapangan Kerja — Kawal Masa Depan Indonesia**

banner 336x280