EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

81 Ribu Lowongan Kerja Masih Terbuka, Asosiasi Pengusaha ETH Dorong Link and Match Tenaga Kerja dengan Kebutuhan Industri

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 18 September 2026. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong penguatan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, lembaga pendidikan dan pelatihan untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan kompetensi pencari kerja. Data terbaru Kementerian Ketenagakerjaan yang...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — 18 September 2026. Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong penguatan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, lembaga pendidikan dan pelatihan untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan kompetensi pencari kerja.

Data terbaru Kementerian Ketenagakerjaan yang dipublikasikan pada 14 September 2026 menunjukkan terdapat 81.171 lowongan kerja yang masih aktif melalui Karirhub, tersebar pada 32.086 perusahaan. Data tersebut tercatat per 4 September 2026.

banner 468x60

Perkembangan ini penting bagi pengusaha karena persoalan ketenagakerjaan bukan hanya mengenai ketersediaan pencari kerja. Perusahaan membutuhkan tenaga dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, teknologi dan perkembangan model bisnis.

Kemnaker dalam publikasinya pada 18 September juga menyoroti persoalan mismatch keterampilan dengan kebutuhan industri serta pentingnya peningkatan kompetensi, produktivitas dan kemampuan tenaga kerja beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan pasar kerja.

ETH: Perusahaan Butuh Tenaga Kerja yang Siap Pakai

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang menilai kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan harus diselesaikan secara konkret.

“Indonesia mempunyai tenaga kerja dalam jumlah besar, sementara perusahaan juga membutuhkan pekerja. Tantangannya adalah bagaimana mempertemukan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan nyata perusahaan. Pelatihan harus semakin berbasis pada kebutuhan industri agar setelah selesai peserta benar-benar mempunyai peluang bekerja.”

ETH mendorong pengusaha ikut terlibat sejak tahap penyusunan kebutuhan kompetensi, bukan hanya ketika melakukan rekrutmen.

Bentuk ETH Business & Employment Center

Sebagai langkah konkret, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong pembentukan ETH Business & Employment Center sebagai penghubung antara perusahaan, pencari kerja, SMK, perguruan tinggi, balai latihan kerja dan pemerintah.

Pusat tersebut dapat melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja anggota ETH, mengumpulkan informasi lowongan, menyelenggarakan pelatihan berbasis permintaan perusahaan, memfasilitasi magang dan sertifikasi kompetensi serta mempertemukan perusahaan dengan kandidat pekerja.

Asosiasi juga mendorong perusahaan anggota memanfaatkan kanal resmi pemerintah seperti Karirhub untuk memperluas jangkauan rekrutmen.

“ETH ingin membangun pola sederhana: perusahaan menyampaikan tenaga dan kompetensi yang dibutuhkan, lembaga pelatihan menyiapkan keterampilannya, kemudian tenaga kerja dipertemukan langsung dengan perusahaan. Dengan demikian pelatihan mempunyai tujuan penempatan yang lebih jelas.”

Dorong SMK dan Industri Lebih Dekat

Kebutuhan memperkuat hubungan pendidikan dengan industri juga menjadi perhatian dalam publikasi Kemnaker hari ini. Dalam konteks penempatan lulusan SMK, pemerintah menekankan peran data pasar kerja dan kerja sama dengan dunia usaha/dunia industri agar kemampuan pencari kerja lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Bagi ETH, pendekatan tersebut dapat dikembangkan secara nasional melalui kemitraan perusahaan–SMK–BLK–perguruan tinggi.

Targetnya bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan, tetapi sekaligus membantu perusahaan memperoleh tenaga kerja produktif sehingga biaya rekrutmen dan pelatihan awal dapat ditekan.

Agenda Nasional ETH

Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang mendorong dimulainya pendataan kebutuhan tenaga kerja seluruh perusahaan anggota berdasarkan jabatan, kompetensi, pendidikan, lokasi dan jumlah pekerja yang diperlukan. Data tersebut kemudian dapat menjadi dasar program pelatihan, magang dan rekrutmen bersama.

“Pengusaha tumbuh membutuhkan tenaga kerja. Tenaga kerja yang kompeten meningkatkan produktivitas perusahaan. Ketika perusahaan semakin produktif, kesempatan kerja baru juga akan semakin terbuka. ETH ingin mempertemukan dua kepentingan tersebut.”

Dengan program tersebut, Asosiasi Pengusaha Elang Tiga Hambalang dapat mengambil posisi aktif bukan hanya sebagai organisasi pengusaha, tetapi sebagai penghubung dunia usaha dengan pembangunan tenaga kerja Indonesia.

banner 336x280