EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terbaru, Berita Terkini, Global

BBMKG Peringatkan Pasang Maksimum 26–30 September di Pesisir Bali, Gelombang Selatan Bali Hari Ini Capai 2,6 Meter

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Hambalang, Kabupaten Bogor — Kamis, 24 September 2026 Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang meminta nelayan dan masyarakat pesisir Bali meningkatkan kewaspadaan setelah Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi air laut pasang maksimum...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Hambalang, Kabupaten Bogor — Kamis, 24 September 2026 Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang meminta nelayan dan masyarakat pesisir Bali meningkatkan kewaspadaan setelah Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi air laut pasang maksimum pada 26–30 September 2026. Peringatan tersebut menjadi semakin relevan karena prakiraan resmi BMKG untuk 24 September 2026 menunjukkan gelombang di Perairan Selatan Pulau Bali sekitar 2,6 meter atau kategori tinggi.

Fakta resmi BMKG

BBMKG menyebut potensi pasang maksimum dapat terjadi di pesisir selatan Kabupaten Jembrana, pesisir selatan Tabanan, pesisir Badung, Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, serta pesisir selatan Kabupaten Klungkung. Kondisi tersebut berkaitan dengan fase Bulan Purnama pada 26 September 2026, yang dapat meningkatkan ketinggian pasang maksimum di sejumlah kawasan pesisir.

banner 468x60

BBMKG menjelaskan waktu dan tinggi pasang maksimum dapat berbeda pada masing-masing wilayah. Dampaknya berpotensi mengenai aktivitas bongkar-muat di pelabuhan, permukiman pesisir, tambak garam, dan kegiatan perikanan darat.

Untuk kondisi laut hari ini, 24 September, BMKG memprakirakan Perairan Selatan Pulau Bali memiliki gelombang sekitar 2,6 meter, kecepatan angin sekitar 10 knot, dan arus sekitar 2,1 knot menuju barat daya. Kondisi 2,6 meter masuk kategori gelombang tinggi.

Pernyataan BBMKG

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap dampak pasang maksimum serta terus mengikuti pembaruan informasi cuaca maritim.

BBMKG juga sebelumnya mengingatkan adanya potensi gelombang dua meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok, dan Perairan Selatan Bali pada 23–24 September.

Dampak bagi nelayan dan masyarakat pesisir

Bagi nelayan kecil, kombinasi pasang tinggi, gelombang, arus, dan angin dapat memengaruhi waktu keberangkatan, keselamatan ketika keluar-masuk pantai atau pelabuhan, kestabilan kapal, serta proses bongkar hasil tangkapan.

Pasang maksimum juga dapat memengaruhi tempat tambat perahu, TPI, gudang, tambak dan jalur transportasi di kawasan pesisir apabila air mencapai daratan.

Bagian tersebut merupakan analisis Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang berdasarkan peringatan BBMKG, bukan pernyataan bahwa seluruh dampak tersebut pasti akan terjadi di semua lokasi.

Satuan Nelayan ETH: informasi harus sampai sebelum nelayan berangkat

Satuan Nelayan Elang Tiga Hambalang menilai peringatan BMKG tidak boleh berhenti pada publikasi di internet.

Informasi mengenai jam pasang tertinggi, tinggi gelombang dan daerah yang berisiko perlu diteruskan secara langsung ke pelabuhan perikanan, TPI, kelompok nelayan dan desa-desa pesisir.

“Nelayan membutuhkan informasi yang sederhana dan langsung: lokasi, jam pasang maksimum, tinggi gelombang, dan apakah kondisi aman untuk kapal kecil. Keselamatan harus diputuskan sebelum kapal meninggalkan pantai.”

Satuan Nelayan ETH juga mendorong pemerintah daerah memastikan tempat tambat kapal yang aman dan memperhatikan fasilitas perikanan di kawasan rendah yang berpotensi tergenang.

Yang perlu dikawal Satuan Nelayan ETH

Fokus pengawasan diarahkan pada ketepatan penyebaran peringatan BBMKG, kondisi tambatan kapal, aktivitas TPI dan pelabuhan, perlindungan tambak serta permukiman nelayan, kesiapan alat komunikasi, dan koordinasi antara pemerintah daerah, BMKG, syahbandar serta kelompok nelayan.

Satuan Nelayan ETH menilai pasang maksimum perlu diperlakukan bukan hanya sebagai persoalan cuaca, tetapi juga sebagai persoalan keselamatan kerja dan perlindungan ekonomi masyarakat pesisir.

Fakta — Pernyataan — Analisis

Fakta: BBMKG memperingatkan potensi pasang maksimum di sejumlah pesisir Bali pada 26–30 September 2026, dipengaruhi fase Bulan Purnama 26 September.

Fakta hari ini: BMKG memprakirakan gelombang Perairan Selatan Pulau Bali sekitar 2,6 meter pada 24 September, termasuk kategori tinggi.

Pernyataan pejabat: Kepala BBMKG Wilayah III meminta masyarakat tetap waspada dan siap mengantisipasi dampak air laut pasang maksimum.

Analisis Satuan Nelayan ETH: peringatan perlu diterjemahkan menjadi informasi operasional yang mudah dipahami nelayan mengenai lokasi, jam, tinggi gelombang dan risiko terhadap kapal kecil.

banner 336x280