EXPLORE GLOBAL

⚡ QUICK SHORTCUTS

📂 KATEGORI UTAMA

Logo

ELANG 3

GLOBAL NEWS
TERBARU
Berita Terkini, Daerah, Global

KASUS UNSOED JADI ALARM NASIONAL, SATUAN MAHASISWA ELANG TIGA HAMBALANG DORONG BERSIH-BERSIH PENERIMAAN MAHASISWA

UKURAN TEKS
✨ RINGKASAN CERDAS AI BETA

Ketua Umum Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang Reza Prasatria Dharma: Kampus Harus Menjadi Rumah Ilmu dan Integritas, Bukan Ruang Transaksi Kursi Pendidikan** **BOGOR, JAWA BARAT —** Kasus dugaan korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi alarm...

(Dianalisis secara otomatis dari isi berita)

banner 336x280

Ketua Umum Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang Reza Prasatria Dharma: Kampus Harus Menjadi Rumah Ilmu dan Integritas, Bukan Ruang Transaksi Kursi Pendidikan**

**BOGOR, JAWA BARAT —** Kasus dugaan korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan tinggi Indonesia. **Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang (ETH)** mendorong pemerintah, perguruan tinggi negeri, serta seluruh lembaga pengawas menjadikan perkara tersebut sebagai momentum melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola penerimaan mahasiswa baru, khususnya jalur mandiri.

banner 468x60

**Ketua Umum Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang, Reza Prasatria Dharma**, menegaskan bahwa dunia pendidikan harus dijaga dari berbagai praktik yang berpotensi mencederai prinsip keadilan, transparansi, dan integritas akademik.

Menurut Reza, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi tidak boleh bergantung pada kedekatan, pengaruh, maupun kemampuan seseorang membuka akses di luar mekanisme penerimaan yang sah.

> **“Kampus harus menjadi rumah ilmu, integritas, dan keadilan. Masa depan anak bangsa tidak boleh dijadikan komoditas ataupun dipertaruhkan melalui praktik-praktik yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan,”** tegas **Reza Prasatria Dharma**.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya melakukan operasi tangkap tangan terhadap sejumlah pihak dari lingkungan Unsoed pada **20 Agustus 2026**. KPK kemudian menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru. Status tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan dan dugaan terhadap para tersangka tetap harus dibuktikan melalui proses peradilan.

## PENDIDIKAN BUKAN KOMODITAS

Reza Prasatria Dharma mengatakan kasus tersebut tidak semestinya dilihat semata-mata sebagai persoalan individual. Menurutnya, kasus ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi tata kelola penerimaan mahasiswa baru secara nasional.

**Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang** berpandangan bahwa hak memperoleh pendidikan tinggi harus diperjuangkan melalui sistem yang **adil, transparan, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan**.

“Jangan sampai ada anak bangsa yang memiliki kemampuan akademik dan semangat belajar tinggi justru kehilangan kesempatan hanya karena sistem penerimaan membuka celah bagi kepentingan tertentu,” ujar Reza.

Satuan Mahasiswa ETH karena itu mendorong Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama seluruh perguruan tinggi negeri melakukan evaluasi terhadap prosedur penerimaan mahasiswa baru, terutama jalur yang memberikan kewenangan besar kepada masing-masing perguruan tinggi.

## DORONG AUDIT DAN TRANSPARANSI NASIONAL

**Ketua Umum Satuan Mahasiswa ETH Reza Prasatria Dharma** menilai pembenahan tidak cukup dilakukan hanya terhadap satu perguruan tinggi.

Satuan Mahasiswa ETH mendorong langkah nasional berupa:

1. Evaluasi menyeluruh sistem penerimaan mahasiswa jalur mandiri di perguruan tinggi negeri.
2. Transparansi kuota, mekanisme seleksi, biaya, serta kriteria kelulusan.
3. Penguatan pengawasan internal dan eksternal penerimaan mahasiswa baru.
4. Penyediaan kanal pengaduan yang mudah diakses mahasiswa, calon mahasiswa, dan orang tua.
5. Perlindungan terhadap pelapor dugaan penyimpangan.
6. Penindakan hukum terhadap praktik suap, pemerasan, percaloan, ataupun jual-beli kursi apabila terbukti.
7. Penguatan sistem digital yang memiliki jejak audit sehingga setiap keputusan penerimaan mahasiswa dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Reza, sistem yang transparan akan melindungi bukan hanya calon mahasiswa, tetapi juga nama baik perguruan tinggi serta para dosen dan tenaga kependidikan yang bekerja secara profesional.

## JANGAN GENERALISASI SELURUH CIVITAS AKADEMIKA

Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang juga mengingatkan bahwa proses hukum terhadap individu tertentu tidak boleh berubah menjadi stigma terhadap seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun alumni Unsoed.

**Reza Prasatria Dharma** menegaskan asas praduga tak bersalah harus tetap dihormati.

“Penegakan hukum harus berjalan tegas, tetapi tetap berdasarkan alat bukti dan proses hukum. Jangan sampai kasus yang melibatkan individu kemudian digunakan untuk menghakimi seluruh institusi dan mahasiswa yang tidak memiliki keterlibatan,” katanya.

## MAHASISWA HARUS BERANI MENJADI PENGAWAS

Menurut Reza, mahasiswa mempunyai posisi strategis sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial di lingkungan perguruan tinggi maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mahasiswa tidak semestinya hanya menjadi penerima kebijakan. Organisasi mahasiswa harus berani mengawasi tata kelola universitas, mengkritisi kebijakan yang tidak transparan, serta menyampaikan dugaan penyimpangan melalui mekanisme hukum dan institusional yang tersedia.

**“Gerakan mahasiswa harus kritis, tetapi tidak boleh kehilangan basis intelektual. Kritik harus dibangun berdasarkan fakta, data, hukum, dan kepentingan masyarakat,”** ujar Reza.

Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang berpandangan pemberantasan korupsi tidak hanya menyangkut proyek pemerintah dan pengelolaan anggaran negara. Integritas dunia pendidikan juga harus menjadi perhatian serius.

Kampus merupakan tempat lahirnya calon pemimpin, akademisi, profesional, serta pembuat kebijakan bangsa. Karena itu, proses memasuki dunia pendidikan tinggi harus dimulai melalui mekanisme yang bersih dan berkeadilan.

## SERUAN SATUAN MAHASISWA ELANG TIGA HAMBALANG

Di bawah kepemimpinan **Ketua Umum Reza Prasatria Dharma**, Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang menyerukan agar kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa tersebut dijadikan momentum nasional untuk membangun perguruan tinggi yang **bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas**.

**“Kami ingin dunia pendidikan Indonesia berdiri di atas prestasi dan keadilan. Pendidikan tidak boleh diperjualbelikan. Masa depan generasi muda harus dilindungi karena merekalah yang kelak menentukan masa depan Indonesia,”** tutup **Reza Prasatria Dharma, Ketua Umum Satuan Mahasiswa Elang Tiga Hambalang**.

**SATUAN MAHASISWA ELANG TIGA HAMBALANG**
**Mengawal Pendidikan — Menjaga Integritas — Membela Masa Depan Generasi Bangsa**

banner 336x280